Minggu, 11 Oktober 2015

Virtual Machine








Aji Cahyo Laksono
2KB05
20114670




Pengertian virtual machine

Virtual machine adalah sebuah software untuk mevitualisasikan sebuah system operasi dalam komputer asli anda. Contoh kita ingin mencoba system operasi windows 8 kita ga perlu repot repot install di komputer asli kita, kita cukup install virtual box lalu download windows 8 nya terus jadiin iso dan jalankan.

Software virtual machine
-          Virtualbox
-          VMware Player

Kelebihan dan kekurangan
·         Virtualbox
(+) Software ini saya sering gunakan untuk belajar linux kelebihannya                                            dalah software ini gratis jadi tinggal download aja di website nya oracle terus gampang di gunain , terus bisa di simpen hasil kerja kita jadi gak perlu repot nginstall lagi.

(-) kekurangannya laptop kita harus punya ram yang agak gede biar gak lemot sama hardisk nya juga.

·         VMware Player
(+) ada fitur guest hypervisor jadi keliatan kaya kaya asli komputer nya hardware nya kedetect semua kalo install ini. Software ini paling gampang di gunain daripada virtual box

(-) Software ini berbayar gak kaya virtualbox tinggal download. Software ini agak berat jadi kalo spesifikasi laptop nya rendah jangan coba coba pake software ini.



Sumber : https://betweenmeandlinux.wordpress.com/2012/02/23/vmware-player-vs-virtualbox-mana-yang-lebih-baik/

Jumat, 09 Oktober 2015

TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI


MAKALAH TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI












Nama  :      AJI CAHYO LAKSONO
KELAS :       2KB05
NPM   :      20114670





BAB I

PENDAHULUAN



  1. A.    Latar Belakang



Statistik memegang peran penting dalam penelitian,baik dalam penyusunan model,perumusan hipotesa dalam pengembangan alat dan instrumen  pengumpulan data,dalam penyusunan desain penelitian ,dalam penentuan sampel dan dalam analisa data.dalam bayak hal ,pengolahan dan analisa datya tidak luput dari penerapan tehnik dan metode statistik tertentu ,yang mana kehadiranya dapat memberikan dasar bertolak  dalam menjelaskan hubungan-hubungan yang terjadi.statistik dapat digunakan sebagai alat untuk memgetahui apakah hu bungan kualitas antara dua atau lebih variabel benar-benar terkait secara benar dalam suatu kualitas empiris atau hubungan tersebut hanya bersifat random atau kebetulan saja.

Di dalam statistik deskriptif kita selalu mengusahakan agar data dapat disajikan dalam bentuk yang lebih berguna, lebih mudah dipahami dan lebih cepat dimengerti. Jika data yang ada hanya sedikit, kita tidak mengalami kesulitan untuk membaca dan mengerti angka-angka itu, tetapi apabila data yang tersedia banyak sekali jumlahnya, maka untuk mengerti data tersebut kita akan mengalami kesulitan. Untuk memudahkannya data harus disusun secara sistematis atau teratur kedalam distribusi frekuensi.













BAB II

DISTRIBUSI FREKUENSI



  1. A.  Pengertian Distribusi frekuensi



Distribusi frekuensi adalah pengelompokan data ke dalam beberapa kelompok (kelas) dan kemudian dihitung banyaknya data yang masuk kedalam tiap kelas. Distribusi frekuensi merupakan salah satu bentuk klasifikasi data, yaitu klasifikasi data secara kuantitatif.

Di dalam statistik deskriptif kita selalu mengusahakan agar data dapat disajikan dalam bentuk yang lebih berguna, lebih mudah dipahami dan lebih cepat dimengerti. Jika data yang ada hanya sedikit, kita tidak mengalami kesulitan untuk membaca dan mengerti angka-angka itu, tetapi apabila data yang tersedia banyak sekali jumlahnya, maka untuk mengerti data tersebut kitaakan mengalami kesulitan. Untuk memudahkannya data harus disusun secara sistematis atau teratur kedalam distribusi frekuensi.



















  1. CARA MEMBUAT TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI 

Nilai ulangan 100 Siswa 2 KB

Nilai Ulangan
Frekuensi
60-62
1
63-65
2
66-68
11
69-71
10
72-74
12

100

  • INTERVAL KELAS adalah interval yang diberikan untuk menetapkan kelas-kelas dalam distribusi. Pada tabel 2.1, interval kelasnya adalah 60-62, 63-65, 66-68, 69-71 dan 72-74. Interval kelas 66-68 secara matematis merupakan interval tertutup [66, 68], ia memuat semua bilangan dari 66 sampai dengan 68. Bilangan 60 dan 62 pada interval 60-62 disebut limit kelas, dimana angka 60 disebut limit kelas bawah dan angka 62 disebut limit kelas atas.

  • BATAS KELAS adalah bilangan terkecil dan terbesar sesungguhnya yang masuk dalam 60 – 62. Bilangan 59.5 dan 62.5 ini disebut batas kelas atau limit kelas sesungguhnya, kelas interval tertentu. Misalnya jika dalam pengukuran tinggi badan di atas dilakukan dengan ketelitian 0.5 in maka tinggi badan 59.5 in dan 62.5 in dimasukkan ke dalam kelas dimana bilangan 59.5 disebut batas kelas bawah dan 62.5 disebut batas kelas atas. Pada prakteknya batas kelas interval ini ditentukan berdasarkan rata-rata limit kelas atas suatu  interval kelas dan limit kelas bawah interval kelas berikutnya. Misalnya batas kelas 62.5 diperoleh dari (62+63)/2. Pemahaman yang sama untuk interval kelas lainnya.

  • LEBAR/PANJANG INTERVAL KELAS adalah selisih antara batas atas dan batas bawah batas kelas. Misalnya lebar intervl kelas 60-62 adalah 62.5–59.5 = 3

  • TANDA KELAS adalah titik tengah interval kelas. Ia diperoleh dengan cara membagi dua jumlah dari limit bawah dan limit atas suatu interval kelas. Contoh tanda kelas untuk kelas interval 66-68 adalah (66+68)/2 = 67









  1. MEMBUAT TABEL FREKUENSI RELATIF

Contoh

Nilai interval
Frekuensi
45-51
1
52-58
2
59-65
17
66-72
3
73-79
10
80-86
7
Jumlah
40



- Tabel Distribusi Frekuensi Relatif

Nilai frekuensinya TIDAK dinyatakan dalam bentuk ANGKA MUTLAK, tapi dalam bentuk ANGKA PERSENTASE (%) atau ANGKA RELATIF.

Rumus mencari relatif kelas

F Relatif kelas-I = F(mutlak)kelas I / N x 100%

TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI RELATIF

Nilai interval
Frekuensi
(Mutlak)
Freluensi relatif
atau f relatif(%)
45-51
1
2.5%
52-58
2
5%
59-65
17
42.5%
66-72
3
7%
73-79
10
25%
80-86
7
17.5%
Jumlah
40
100%

  1. DISTRIBUSI FREKUENSI KUMULATIF



Distribusi Frekuensi Kumulatif (fkum ) adalah distribusi yang nilai frekuensinya (f)
diperoleh dengan cara MENJUMLAHKAN frekuensi demi frekuensi.
Distribusi Frekuensi Kumulatif terbagi menjadi 2, yaitu :
- Distribusi Frekuensi Kumulatif “KURANG DARI”
- Distribusi Frekuensi Kumulatif “ATAU LEBIH

Nilai
Frekuensi
(Mutlak)
Frekuensi
Kumulatif
Kurang dari 45
1
0
Kurang dari 52
2
1
Kurang dari 59
17
3
Kurang dari 66
3
20
Kurang dari 73
10
23
Kurang dari 80
7
33
Kurang dari 87
-
40

Keterangan Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif “KURANG DARI” : 

  • Untuk acuan penentuan nilai, menggunakan nilai ujung bawah kelas.

  • Penentuan frekuensi kumulatif melihat dari frekuensi pada tabel distribusi frekuensi (mutlak) lalu dikumulasikan sesuai dengan kategori nilai pada tabel distribusi frekuensi kumulatif.

  • Ada penambahan 1 kelas, yaitu “KURANG DARI 87” dikarenakan nilai data terbesar adalah 85, sehingga kalau nilai “KURANG DARI” hanya sampai ke “KURANG DARI 80” saja, maka untuk data nilai yang LEBIH DARI 80 tidak masuk hitungan padahal ada frekuensinya.





BAB III

PENUTUP



    1. Kesimpulan


Distribusi frekuensi mengandung pengertian suatu keadaan yang menggambarkan bagaimana frekuensi dari gejala atau variabel yang di lambangkan dengan angka itu, telah terbagi atau terpencar atau dapat disebut sebagai pengelompokan data ke dalam beberapa katagori yang menunjukkan banyaknya data dalam setiap katagori. Adapun alat penyajian data statistik bisa berupa tabel, yang di sebut tabel frekuensi.