Kamis, 24 November 2016

ACL corporation




1.0   VISI DAN MISI

VISI
Menjadi perusahaan penyedia layanan antivirus terbaik di dunia.

MISI
-          Membuat antivirus agar pengguna internet dapat bebas dari virus ketika berselancar di dunia internet.


Selasa, 11 Oktober 2016

UNIVERSITAS GUNADARMA

















NPM : 20114670
Nama : AJI CAHYO LAKSONO
 Kelas : 3KB05




1 PERAN MIKROKOMPUTER DALAM SISTEM KOMPUTER

Mikro komputer adalah sebuah kelas komputer yang menggunakan mikroprosesor sebagai CPU utamanya. Sejak ditemukannya mikro prosesor bentuk dan fungsi komputer semakin fleksibel dan efisien. Kemajuan tersebut tidak lepas dari kebutuhan manusia yang menginginkan kenyamanan dan kemudahan dalam penggunaan komputer di era seperti sekarang dengan mobilitas yang tinggi.

2 KONSEP DASAR MIKROKOMPUTER

Sistem mikrokomputer terdiri dari dari tiga bagian utama, yakni: 1. Central Processing Unit (CPU) Central Processing Unit terdiri dari dua bagian utama yakni yakni Control Unit dan Arithmatic Logical Unit (ALU). Control Unit berfungsi untuk mengambil, mengkode dan melaksanakan instruksi sebuah program yang tersimpan dalam memori. Control Unit juga berfungsi untuk mengatur urutan operasi seluruh system, menghasilkan dan mengatur signal pengendali yang diperlukan untuk menyerempakkan operasi, aliran dan instruksi program. Sedangkan Arithamtic Logical Unit (ALU) adalah sebuah unit yang berfungsi untuk melaksanakan operasi matematik dan operasi-operasi logika.
 2. Memory Unit Memory Unit (Unit Penyimpanan) adalah unit-unit yang mengandung program-program yang bersangkutan dan data yang sedang diolah. Memory utama pada mikrokomputer terdiri dari dua macam. RAM (Random Access Memory) RAM adalah unit memori yang dapat dibaca dan/atau ditulisi. Data dalam RAM bersifat volatile (akan hilang bila power mati). RAM hanya digunakan untuk menyimpan data sementara, yaitu data yang tidak begitu penting (tidak masalah bila hilang akibat aliran daya listrik terputus). ROM (Read Only Memory) ROM merupakan memori yang hanya dapat dibaca. Data tidak akan terhapus meskipun aliran listrik terputus (non-volatile). Karena sifatnya, program-program disimpan dalam ROM. Beberapa tipe ROM, yakni: ROM Murni, PROM, EPROM. 3. Input Output (I/O) Unit Input Output (I/O) Unit merupakan Unit yang berhubungan dengan peripheral sistem mikrokomputer. Piranti Input/Output (I/O interface) dibutuhkan untuk menghubungkan piranti di luar sistem. I/O dapat menerima/memberi data dari/ke mikroprosesor. Untuk menghubungkan antara I/O interface dengan mikroprosesor dibutuhkan piranti address. Dua macam I/O interface yang dipakai yaitu: serial dan paralel. Operasi yang dilaksanakan pada data dilakukan oleh logika yang didalam unit pemroses pusat (CPU). Operasi ini ditetapkan oleh suatu urutan instruksi yang secara bersama membentuk satu program. Program ini disimpan dalam memori. Central processing unit (CPU) terdiri atas 2 bagian utama, yaitu :
2
control unit, dan arithmetic and logic unit (ALU). Semua operasi aritmetika seperti penjumlahan, perkalian, pengurangan, serta pembagian, dan operasi logika AND, OR, XOR dan NOT dikerjakan oleh ALU, baik dikerjakan secara langsung ataupun melalui perangkat lunak. Control unit menginterpretasikan perintah komputer dan mangubah sinyal – sinyal yang menyebakan komputer mengerjakan tugas – tugas tertentu yang diperintahkan. Memory unit berfungsi untuk menyimpan program dan perhitungan – perhitungan beserta hasilnya, baik yang tetap maupun sementara. Memori program dapat berupa memori yang hanya dibaca saja, atau berupa memori yang hanya dibaca saja karena instruksi dikirim dari program ke unit pemroses sinyal (CPU). Pada banyak aplikasi mikro-komputer industri, program disimpan dalam memori yang hanya dibaca saja untuk memastikan bahwa program tersebut tidak akan pernah berubah atau hilang secara tidak sengaja. Dengan adanya unit I/O, dimungkinkan untuk memasukkan data, misalnya keyboard (papan tombol). Output unit adalah piranti yang mengeluarkan hasil yang telah diproses CPU, misalnya printer dan monitor.
3 SEJARAH PERKEMBANGAN MIKROPROSESSOR
1904 : Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose Fleming (1849-1945) 1906 : ditemukan trioda hasil pengembangan dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest. Yang kemudian terciptalah tetroda dan pentode. Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah ditemukannya komponen semikonduktor. 1947 : Transistor diciptakan di labolatorium Bell. 1965 : Gordon Moore dari Fairchild semiconductor dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik mengatakan bahwa chip semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih dari tiga dekade. 1968 : Moore, Robert Noyce dan Andy Grove menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis “INTegrated Electronics.” 1969 : Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis. 1971 : Intel meluncurkan mikroprosesor pertama di dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico Faggin. 1972 : Intel mengumumkan prosesor 8-bit 8008. Bill Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat. 1974 : Intel memperkenalkan prosesor 8-bit 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya. 1975 : Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC. Gates dan Allen sukses mengembangkan bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft Basic, untuk 8080. 1976 : Arsitektur x86 mengalami kemunduran saat Steve Jobs dan Steve Wozniak memperkenalkan Apple II computer dengan menggunakan prosesor 8-bit Mo
3
torola 6502. 1978 : Intel memperkenalkan mikroprosesor 16-bit 8086 yang kelak menjadi standar industri pada tanggal 8 Juni. 1979 : Intel memperkenalkan versi dengan harga yang lebih murah dari 8086, yaitu 8088 dengan 8-bit bus. 1980 : Intel memperkenalkan 8087 math co-processor. 1981 : IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya. Seorang eksekutif Intel kemudian mengatakannya sebagai “Kemenangan besar pertama Intel.” 1982 : IBM menandatangani Advanced Micro Devices sebagai sumber kedua Intel untuk mikroprosesor 8086 dan 8088. 1982 : Intel memperkenalkan prosesor 16-bit 80286 dengan 134.000 transistor. 1984 : IBM mengembangkan PC generasi kedua, 80286-based PC-AT. PC-AT yang menjalankan MS-DOS, kelak menjadi standar PC selama hampir 10 tahun. 1985 : Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk fokus pada mikroprosesor, dan akhirnya ia mengeluarkan prosesor 80386, sebuah chip 32-bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan menjalankan berbagai macam program sekaligus. 1986 : Compaq Computer melambungkan IBM dengan PC yang didasarkan pada 80386. 1987 : VIA Technologies didirikan di Fremont, Calif., mereka akan mejual chip set core logic x86. 1989 : 80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta buah transistor dan built-in math co-processor. Intel telah memprediksi pengembangan prosesor multicore suatu saat pada tahun 2000-an. 1990 : Compaq memperkenalkan server PC pertama, yang dijalankan dengan menggunakan 80486. 1993 : Transistor 3.1 juta, prosesor 66-MHz Pentium dengan teknologi superscalar diperkenalkan. 1994 : AMD dan Compaq membentuk aliansi untuk mendukung Compaq computer dengan mikroprosesor Am486. 1997 : Intel meluncurkan teknologi prosesor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi prosesor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara. 1998 : Intel memperkenalkan prosesor Celeron di bulan April. 1999 : VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan Centaur Technology, pembuat prosesor x86 dan x87 co-processor. 2000 : Debut Pentium 4 dengan 42 juta transistor. 2003 : AMD memperkenalkan x86-64, versi 64-bit dari x86 instruction set. 2004 : AMD mendemonstrasikan x86 dual-core processor chip. 2005 : Intel menjual prosesor Dual-Core pertamanya. 2006 : Dell Inc. mengumumkan akan menawarkan system prosesor berbasis AMD. 2006 : Intel Memperkenalkan prosesor core 2 duo di bulan juli. 2007 : Intel memperkenalkan prosesor core 2 quad di bulan januari 2008 : Intel i7
4 TERMINOLOGI DASAR PADA MIKROKOMPUTER
Bila sebuah komputer dibangun dalam sebuah PCB tunggal maka disebut minikomputer. Dan sebuah CPU yang dipakai dalam sebuah chip semikonduktor disebut mikroprosessor. Mikrokomputer sendiri adalah sebuah komputer yang dikonstruksi dari sebuah mikroprosesor dengan ditambahkan unit memori serta sistem I/O. Sistem mikrokomputer sama dengan yang terdapat pada sistem komputer. Untuk menanggulangi berbagai macam kerja yang harus dilakukan, biasanya diberikan “logika tambahan” atau rangkaian logika lain misalnya tri-state buffer,
4
buffer, decoder, multiplexer. Ciri utama sistem mikrokomputer : hubungan yang berbentuk “bus”. (Istilah bus diambil dari bahasa latin omnibus yang berarti kepada/untuk semua). Bus menunjukkan hubungan antara komponen-komponen secara elektris. Bus meneruskan data, alamat-alamat (address) atau sinyal pengontrol. Bagian-Bagian Sistem Mikrokomputer Di atas telah dijelaskan susunan sistem mikrokomputer. Sistem mikrokomputer terdiri dari bagian-bagian yang berfungsi sama penting. 1. CPU/Mikroprosesor Mikroprosesor berfungsi sebagai unit pengolah utama (CPU). Unit ini terdiri dari sebuah kalkulator dan unit pengontrol (CU). Unit kalkulator dari mikroprosesor terdiri dari register atau daftar (sebuah memori sementara yang cepat dan kecil), ALU, register status (menunjukkan keadaan sesaat dari perhitungan) dan sebuah pengkode. 2. Memori a. RAM (Random Access Memory) RAM adalah unit memori yang dapat dibaca dan/atau ditulisi. Data dalam RAM bersifat volatile (akan hilang bila power mati). RAM hanya digunakan untuk menyimpan data sementara, yaitu data yang tidak begitu penting (tidak masalah bila hilang akibat aliran daya listrik terputus). Ada dua macam RAM yaitu RAM statik dan RAM dinamik. RAM statik adalah flipflop yang terdiri dari komponen seperti resistor, transistor, dioda dan sebagainya. Setiap 1 bit informasi tersimpan hingga sel “dialamatkan” dan “ditulis-hapuskan”. Keuntungan dari RAM statik adalah akses atau jalan masuk yang bebas ke setiap tempat penyimpanan yang diinginkan, dan karena itu kecepatan masuk ke dalam memori terhitung relatif tinggi. RAM dinamik menyimpan bit informasi sebagai muatan. Sel memori elementer dibuat dari kapasistansi gerbang-substrat transistor MOS. Keuntungan RAM dinamik adalah sel-sel memori yang lebih kecil sehingga memerlukan tempat yang sempit, sehingga kapasistas RAM dinamik menjadi lebih besar dibanding RAM statik. Kerugiannya adalah bertambahnya kerumitan pada papan memori, karena diperlukannya rangkaian untuk proses penyegaran (refresh). Proses penyegaran untuk kapasitor ini dilakukan setiap 1 atau 2 mili detik. b. ROM (Read Only Memory) ROM merupakan memori yang hanya dapat dibaca. Data tidak akan terhapus meskipun aliran listrik terputus (non-volatile). Karena sifatnya, programprogram disimpan dalam ROM. Beberapa tipe ROM: - ROM Murni : yaitu ROM yang sudah diprogram oleh pabrik atau dapat juga program yang diminta untuk diprogramkan ke ROM oleh pabrik. - PROM (Programmable Random Access Memory) : ROM jenis ini dapat diprogram sendiri akan tetapi hanya sekali pakai (tidak dapat diprogram ulang). - EPROM (Erasable Programmable Random Access Memory) : yaitu jenis ROM yang dapat diprogram dan diprogram ulang. c. Input/Output (I/O) Piranti Input/Output (I/O interface) dibutuhkan untuk menghubungkan piranti di luar sistem. I/O dapat menerima/memberi data dari/ke mikroprosesor. Untuk menghubungkan antara I/O interface dengan mikroprosesor dibutuhkan
5
piranti address. Dua macam I/O interface yang dipakai yaitu: serial dan paralel. Piranti serial (UART/universal asynchronous receiver-transmitter) merupakan pengirim-penerima tunggal (tak serempak). UART mengubah masukan serial menjadi keluaran paralel dan mengubah masukan paralel menjadi keluaran serial. PIO (paralel input output) merupakan pengirim-penerima serempak. PIO dapat diprogram dan menyediakan perantara masukan dan keluaran dasar untuk data paralel 8 bit. Sistem Bus Bus menghubungkan semua komponen dalam unit mikrokomputer. Ada tiga tipe bus yaitu: - Data Bus (bus-D) : bus dengan delapan penghantar, data dapat diteruskan dalam arah bolak-balik (lebar data 8 bit) yaitu dari mikroprosesor ke unit memori atau modul I/O dan sebaliknya. - Control Bus (bus-C) : meneruskan sinyal-sinyal yang mengatur masa aktif modul mikrokomputer yang sesuai dengan yang diinginkan menurut kondisi kerja. - Address Bus (bus-A) : meneruskan data alamat (misal alamat 16 bit), dari penyimpan atau dari saluran masukan/keluaran yang diaktifkan pada saat tertentu. Hubungan dalam masing-masing bus berupa kabel paralel 8 bit (jalur) maupum 16 bit (jalur). [? ]

Jumat, 07 Oktober 2016

Menengok Pabrik Semen Rp 7,8 Triliun di Atas Laut Banten Selatan






Lebak - Pabrik yang dibangun di kawasan industri merupakan hal biasa, atau di pinggiran kota. Tapi pabrik semen di ujung Banten ini dibangun di daerah terpencil, di atas pantai kawasan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Adalah pabrik semen Merah Putih milik PT Cemindo Gemilang, perusahaan patungan antara Gama Group dengan perusahaan Singapura WH Investment. Pabrik ini dibangun di ketinggian 100 meter persis di atas pantai Selatan, Jawa Barat.

Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 50 hektar, dengan konsep terasering 5 tingkat, untuk menghindari risiko tsunami.

"Ketinggiannya 100 meter di atas permukaan laut," kata Deputi Project Director, Anang Adji Sunoto di lokasi, Selasa (9/6/2015).





Kompleks pabrik ini punya luas mencapai 3.000 hektar, termasuk tambang, area pelabuhan, dan area infrastrtruktur pendukung lainnya. Pabrik ini terletak di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, tak jauh dari objek wisata Pantai Sawarna dan Pulau Manuk di Banten. Pemandangan pantai indah disuguhkan dari area pabrik karena terletak tepat di atas pantai.

Jaraknya dari Jakarta cukup jauh, karena kendaraan darat harus melewati akses jalan yang rusak parah juga terjal dan kurang penerangan, khususnya jika menyusuri jalan lewat Labuang-Malingping-Bayah. Ada alternatif jalan lain yaitu lewat Sukabumi, namun itu juga tak bisa dicapai dengan akses yang mudah, karena banyak turunan dan tanjakan yang curam. Perjalanan dari Kota Serang saja bisa ditempuh lebih dari 6 jam.

Kembali ke pabrik, begitu masuk ke area‎ pabrik senilai US$ 600 juta atau sekitar Rp 7,8 triliun ini, alat-alat mesin masih terlihat baru, begitu pun dengan bangunannya. Maklum karena pabrik ini baru saja selesai, dan baru akan beroperasi pada Agustus 2015 mendatang. Pabrik ini dilengkapi bangunan-bangunan besar seperti cement silo, krinkel silo, atau tempat memproses semen dari bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau jadi di dalam sebuah beton berukuran besar.

Meski belum berproduksi, namun para pekerja yang totalnya mencapai 2.000 orang sudah aktif bekerja sebagian,. Karena mesin sedang dalam tahap uji coba atau comissioning. Menuju ke puncak tertinggi kompleks pabrik, terdapat tambang batu kapur yang menjadi sumber bahan baku pembuat semen.

Direktur Sumber Daya Manusia Cemindo Gemilang, Wahyu ‎Susetyo mengatakan, meski bukan satu-satunya pabrik semen yang dekat dengan pantai, Pabrik Semen Merah Putih di Bayah, Banten ini diklaim yang terindah karena berada di tepat di atas pantai.

"Paling dekat Cemindo ke laut, paling indah," tuturnya.

Pabrik ini juga dilengkapi 3 dermaga kapal. Dermaga pertama bisa disandarkan kapal sebesar 10.000 dead weight ton, dermaga kedua bisa disandarkan kapal sebesar 10.000 dead weight ton sedangkan yang ketiga bisa disandarkan kapal sebesar 30.000 dead weight ton.

Selain itu, di pabrik ini tengah dibangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 60 MW senilai US$ 150 juta yang bakal selesai Juli 2016.


komentar :

dengan pembangun pabrik di atas laut ini kemungkinan bakalan limbah dari pabrik tersebut bakal mencemari air laut di sekitar .








sumber : http://finance.detik.com/industri/d-2937934/menengok-pabrik-semen-rp-78-triliun-di-atas-laut-banten-selatan

Sabtu, 23 April 2016

LETTER OF COMPLAINT

Aji cahyo

 

Jakarta,
Jakarta, postal code 55711

To Whom It May Concern.
I am writing to express the poor service I received when I called your customer service line on January 15th, 2016.


I had originally purchased an external hard drive from your company. When I got home, I was having trouble setting it up. So, I read the information sheet and decided to call your customer service department.

After being put on hold for over 10 minutes, I was greeted by a rather unprofessional employee. They kept on interrupting me, they were rude, and they offered no real solution to my problem. In the end, I returned the hard drive to the store, and it is safe to say I will never be purchasing another one of your products.

If you truly value your customers, I highly suggest you teach your customer service representatives how to deal with people.

Regretfully,

Sabtu, 09 April 2016

PERBEDAAN TOEFL DENGAN IELTS

If you aren’t an English native speaker, you’ll almost always be required to sit an English language proficiency test as part of your application to study abroad at an English-speaking university. The two most accepted English language tests worldwide are the International English Language Test System (IELTS) and Test of English as a Foreign Language (TOEFL) tests.

Whilst both accurately test your level of English and are widely accepted across over thousands of institutions worldwide, the two tests are different in their approach, structure and teaching criteria, so you should think carefully about which one you’ll choose to sit.

Read our guide to the differences between IELTS and TOEFL to help you decide which is best for you.


What is IELTS?

The IELTS is an English language test that is used for educational, immigration and occupational purposes, and is accepted by over 9,000 institutions across 130 countries worldwide. Jointly administered by the British Council, University of Cambridge ESOL Examinations and IDP Education Australia, IELTS uses British English, and is more likely to be favoured by UK and institutions in Commonwealth nations such as New Zealand and Australia. Depending on the entry requirements of your study programme, you might need to take either the Academic or General Training IELTS exam.


What is TOEFL?

The TOEFL test seeks to test your ability to communicate in English in specifically academic, university and classroom-based settings. It is accepted by over 8,500 institutions across 130 countries, including the UK, USA and Australia, as well as all of the world’s top 100 universities. TOEFL is administered by US-based organisation the Education Testing Service, and so is conducted in American English. This test is more likely to be favoured by American institutions.


General differences

Aside from the different styles of English each exam is are based on, TOEFL exam questions are almost entirely multiple choice, whereas IELTS requires you to respond to a range of different question types such as short answer, gap-filling and short essay tasks. The IELTS is significantly shorter than the TOEFL exam, taking approximately 2 hours and 40 minutes versus four hours to complete.

There is only one type of TOEFL exam that is done entirely on the computer, whereas there are two types of IELTS that are both completed on paper. Students applying for English-speaking tertiary programmes will need to sit the Academic IELTS exam, whereas the General Training exam is used to meet immigration and some occupational requirements.

IELTS and TOEFL favour different modes of thought and problem solving. As TOEFL is primarily multiple choice, students will need to be able to think analytically to weigh up the differences between their options. IELTS requires more use of memory, and draws on broader comprehension skills as students are faced with different question styles.


Exam Structures

Speaking

Whilst both exams have a speaking component, the IELTS speaking test is taken face-to-face with an examiner. In the TOEFL exam, you’ll answer six questions into a microphone which are recorded and later sent to a group of six reviewers. Your IELTS speaking score will only be determined by a single examiner. The IELTS test will take between 11-14 minutes and may not necessarily be on the same day as the other exam components, whilst the TOEFL will take about 20 minutes and is always on the same day as the rest of the exam.

Where the IELTS exam features a range of different accents speaking in English, TOEFL only features American speakers.


Writing

The written component of the TOEFL exam is typed as opposed to the paper-based IELTS exam. TOEFL requires you to complete two tasks, the first of which will be a five-paragraph essay between 300-350 words. For the second task, you will need to take notes from a section of text and lecture excerpt on the same topic, and use them to construct a 150-225 word response. The IELTS writing test also has two sections, the first of which however requires you to summarise or explain information presented in a graph, chart, table or diagram. In the second, you’ll need to write a 200-250 word response to a prompt that offers a point of view, argument or asks you to write in a particular language style. 


Reading

The reading tests for both exams are quite similar: the TOEFL reading test is made up of three-five reading sections you will have 20 minutes to complete, each drawn from academic content you’d be likely to encounter in a classroom. You will have to answer a series of multiple choice questions testing how well you’ve understood the texts.

The IELTS reading test has three sections also each 20 minutes long and with texts academic in nature, but with a wider range of question types that could be anything from ‘fill in the gaps’ to short answer. Questions are also designed to test how well you’ve understood the text in its particular use of language, ideas and style.


Listening

Tests vary quite significantly in their listening components. The TOEFL listening test is between 40-60 minutes long, and involves you listening to excerpts from university lectures or conversations on a university campus. You will be required to take notes whilst listening and answer a series of multiple choice questions afterwards. In the IELTS listening test, students can answer questions whilst they are listening to the recordings, and will need to respond to a number of different question types and exercises of different lengths. 


Scoring

The speaking and writing sections of the TOEFL are graded based on how they appear as a whole, including your range of vocabulary, writing style and grammar. Those of the IELTS are considered based on separate grades of individual criteria such as your use of logic, cohesion, grammar and fluency. For example, an essay with a logical progression of ideas but poor grammar will score higher in a TOEFL exam, whereas an essay with strong grammar and vocabulary that is weaker in expressing an idea will do better by the IELTS criteria.

The IELTS is graded on a band system from 1-9, with your overall score being an average of your separate scores in all four tests. Your overall score will be rounded to the nearest half-band, i.e. if your overall average is 6.25, it will be rounded up to a final score of 6.5. TOEFL is a single test that is graded out of 120 points.

Minggu, 06 Maret 2016

penting nya bahasa inggris di dunia kerja






Communication is very important not only for smooth running of a business enterprise but it is also equally, if not more, important for the success and growth of individual executives and professionals. In the age of globalization, communication is of paramount importance. The lack of proper communication skills creates barriers and distortion leading to miscommunication and breakdown in meaning which can have some very negative repercussions for any company or business .

Learn English can increase your value and would be more appreciated in the world of international business.

English is an international language that is used in communication, especially in the business world, one example is in the communications business.Therefore, to enter into a business or economic activities is very required to master the English language, especially for business activities related to companies in other countries.

English is very important because it is the language of science / science.To excel in this science, you need to master the English language.


All the gadgets and the latest technological tools to use English as the language of instruction to give instructions to users . If you speak English , then you will be quicker to understanding the technological gadgets including computers in the office .

Jumat, 22 Januari 2016

Distribusi Peluang Kontinu

DISTRIBUSI PELUANG KONTINU
 
  • Pengertian Distribusi Peluang Kontinu
Distribusi peluang kontinu adalah peubah acak yang dapat memperoleh semua nilai ada skala kontinu. Ruang sampel kontinu adalah bila ruang sampel mengandung titik sampel yang tak terhingga banyaknya. Syarat dari distribusi kontinu adalah apabila fungsi f(x) adalah fungsi padat peluang peubah acak kontinu X yang didefinisikan di atas himpunan semua bilangan riil R bila :
 





 
 
Konsep dan Teorema Distribusi 
     
1.Distribusi Normal 
 
   Distribusi Normal (Gaussian) mungkin merupakan distribusi probabilitas yang      paling penting baik dalam teori maupun aplikasi statistik. Distribusi ini paling banyak digunakan sebagai model bagi data riil di berbagai bidang yang meliputi antara lain karakteristik fisik makhluk hidup (berat, tinggi badan manusia, hewan, dll). Terdapat empat alasan mengapa distribusi normal menjadi distribusi yang paling penting : 
a.Distribusi normal terjadi secara alamiah. 
 
b.Beberapa variabel acak yang tidak terdistribusi secara normal dapat dengan mudah ditransformasi menjadi suatu distribusi variabel acak yang normal. 
 
c.Banyak hasil dan teknik analisis yang berguna dalam pekerjaan statistik hanya bisa berfungsi dengan benar jika model distribusinya merupakan distribusi normal. 
 
d.Ada beberapa variabel acak yang tidak menunjukkan distribusi normal pada populasinya, namun distribusi dari rata - rata sampel yang diambil secara random dari populasi tersebut ternyata menunjukkan distribusi normal.Distribusi Normal disebut juga Gausian distribution adalah salah satu fungsi distribusi peluang berbentuk lonceng seperti gambar berikut.
 
Berdasarkan gambar di atas, distribusi Normal akan memiliki beberapa ciri diantaranya: 
 
a.Kurvanya berbentuk garis lengkung yang halus dan berbentuk seperti genta.
 
b.Simetris terhadap rataan (mean).
 
c.Kedua ekor/ ujungnya semakin mendekati sumbu absisnya tetapi tidak pernah    memotong. 
 
d.Jarak titik belok kurva tersebut dengan sumbu simetrisnya sama dengan σ 
 
e.Luas daerah di bawah lengkungan kurva tersebut dari - ~ sampai + ~ sama dengan 1 atau 100 %
  • Chi-Square disebut juga dengan Kai Kuadrat. Chi Square adalah salah satu jenis uji komparatif non parametris yang dilakukan pada dua variabel, di mana skala data kedua variabel adalah nominal. (Apabila dari 2 variabel, ada 1 variabel dengan skala nominal maka dilakukan uji chi square dengan merujuk bahwa harus digunakan uji pada derajat yang terendah).
Uji chi-square merupakan uji non parametris yang paling banyak digunakan. Namun perlu diketahui syarat-syarat uji ini adalah: frekuensi responden atau sampel yang digunakan besar, sebab ada beberapa syarat di mana chi square dapat digunakan yaitu:
  1. Tidak ada cell dengan nilai frekuensi kenyataan atau disebut juga Actual Count (F0) sebesar 0 (Nol).
  2. Apabila bentuk tabel kontingensi 2 X 2, maka tidak boleh ada 1 cell saja yang memiliki frekuensi harapan atau disebut juga expected count (“Fh”) kurang dari 5.
  3. Apabila bentuk tabel lebih dari 2 x 2, misak 2 x 3, maka jumlah cell dengan frekuensi harapan yang kurang dari 5 tidak boleh lebih dari 20%.
Rumus chi-square sebenarnya tidak hanya ada satu. Apabila tabel kontingensi bentuk 2 x 2, maka rumus yang digunakan adalah “koreksi yates”.
Apabila tabel kontingensi 2 x 2 seperti di atas, tetapi tidak memenuhi syarat seperti di atas, yaitu ada cell dengan frekuensi harapan kurang dari 5, maka rumus harus diganti dengan rumus “Fisher Exact Test”.

Pada artikel ini, akan fokus pada rumus untuk tabel kontingensi lebih dari 2 x 2, yaitu rumus yang digunakan adalah “Pearson Chi-Square”.
Rumus Tersebut adalah:

Uji kai kuadrat (dilambangkan dengan “χ2” dari huruf Yunani “Chi” dilafalkan “Kai”) digunakan untuk menguji dua kelompok data baik variabel independen maupun dependennya berbentuk kategorik atau dapat juga dikatakan sebagai uji proporsi untuk dua peristiwa atau lebih, sehingga datanya bersifat diskrit. Misalnya ingin mengetahui hubungan antara status gizi ibu (baik atau kurang) dengan kejadian BBLR (ya atau tidak).

Dasar uji kai kuadrat itu sendiri adalah membandingkan perbedaan frekuensi hasil observasi (O) dengan frekuensi yang diharapkan (E). Perbedaan tersebut meyakinkan jika harga dari Kai Kuadrat sama atau lebih besar dari suatu harga yang ditetapkan pada taraf signifikan tertentu (dari tabel χ2).
Uji Kai Kuadrat dapat digunakan untuk menguji :
  1. Uji χ2 untuk ada tidaknya hubungan antara dua variabel (Independency test).
  2. Uji χ2 untuk homogenitas antar- sub kelompok (Homogenity test).
  3. Uji χ2 untuk Bentuk Distribusi (Goodness of Fit)
Sebagai rumus dasar dari uji Kai Kuadrat adalah :
Keterangan :
O = frekuensi hasil observasi
E = frekuensi yang diharapkan.
Nilai E = (Jumlah sebaris x Jumlah Sekolom) / Jumlah data
df = (b-1) (k-1)
Dalam melakukan uji kai kuadrat, harus memenuhi syarat:
  1. Sampel dipilih secara acak
  2. Semua pengamatan dilakukan  dengan independen
  3. Setiap sel paling sedikit berisi frekuensi harapan sebesar 1 (satu). Sel-sel dengdan frekuensi harapan kurang dari 5 tidak melebihi 20% dari total sel
  4. Besar sampel sebaiknya > 40 (Cochran, 1954)
Keterbatasan penggunaan uji Kai Kuadrat adalah tehnik uji kai kuadarat memakai data yang diskrit dengan pendekatan distribusi kontinu.Dekatnya pendekatan yang dihasilkan tergantung pada ukuran pada berbagai sel dari tabel kontingensi. Untuk menjamin pendekatan yang memadai digunakan aturan dasar “frekuensi harapan tidak boleh terlalu kecil” secara umum dengan ketentuan:
  1. Tidak boleh ada sel yang mempunyai nilai harapan lebih kecil dari 1 (satu)
  2. Tidak lebih dari 20% sel mempunyai nilai harapan lebih kecil dari 5 (lima)
Bila hal ini ditemukan dalam suatu tabel kontingensi, cara untuk menanggulanginyanya adalah dengan menggabungkan nilai dari sel yang kecil ke se lainnya (mengcollaps), artinya kategori dari variabel dikurangi sehingga kategori yang nilai harapannya kecil dapat digabung ke kategori lain. Khusus untuk tabel 2×2 hal ini tidak dapat dilakukan, maka solusinya adalah melakukan uji
“Fisher Exact atau Koreksi Yates”
Analisis Chi Square
Contoh kasus
Perusahaan penyalur alat elektronik AC ingin mengetahui apakah ada hubungan antara gender dengan sikap mereka terhadap kualitas produk AC. Untuk itu mereka meminta 25 responden mengisi identitas mereka dan sikap atau persepsi mereka terhadap produknya.
Permasalahan : Apakah ada hubungan antara gender dengan sikap terhadap kualitas AC?
Hipotesis :
  • H0 = Tidak ada hubungan antara gender dengan sikap terhadap kualitas AC
  • H1 = Ada hubungan antara gender dengan sikap terhadap kualitas AC
Tolak hipotesis nol (H0) apabila nilai signifikansi chi-square < 0.05 atau nilai chi-square hitung lebih besar (>) dari nilai chi-square tabel.









  • Uji Kecocokan (goodness of fit ), membandingkan antara Frekuensi Observasi dengan Frekuensi Teoretis /Harapan. Apakah Frekuensi hasil Observasi menyimpang dari Frekuensi Harapan. Jika nilai (chi square) kecil, berarti kedua frekuensi tersebut sangat dekat, mengarah pada penerimaan kepada hipotesa nol ( Ho). 
Di mana :
Oi = fo = Frekuensi Observasi
Ei = fe = frekuensi Harapan / Teoretis
V = Derajat kebebasan / Degreesof Freedom = k - 1
 
CONTOH : MENGUJI NORMALITAS
 
 

DARI MANA ANGKA 9,488 ? Dapat dicari dari DAFTAR TABEL NILAI KRITIK CHI KUADRAT di bawah ini : Derajat kebebasan = k – 3 = 7 – 3 = 4 Dan pada α = 5 %, yaitu 0,05 ( baris ke kanan ).


Thanks to :
  • http://www.statistikdasar.com/files/materi/konsep_distribusi_peluang_kontinu.pdf
  • https://anyalfiyan.wordpress.com/2015/05/05/statistika-2-uji-chi-square/
  • http://file.upi.edu/Direktori/FPSD/JUR._PEND._SENI_RUPA/195810131987031-MOCHAMAD_OSCAR_SASTRA/ANALISIS__CHI__KUADRAT.pdf